Langsung ke konten utama

Selamat datang


 Welcome to my World!

‡«NOVEL TERJEMAHAN»‡ 


ALL RIGHTS AND CREDITS BELONG TO the Writer(s) 


NOTE!! Ini aku terjemahin sendiri, dibantu sama app penerjemah. So ya gitu. Maap kalo gak nyambung!!


☁☁☁🌤☁☁☁☁🌬🛫


Perhatian kepada seluruh penumpang pesawat:

~Bucinnya Callisto

~I'll Live On As A Villain


Diberitahukan kepada kalian, YANG SUDAH MEMBACA TL MIMIN DARI AWAL, ATAU BARU SAJA MEMASUKI PESAWAT.


Bahwa dilarang keras menyebarkan TERJEMAHAN mimin (KHUSUSNYA), KE "SOSMED" KALIAN!.


SAYA SELAKU TRANSLATOR ILEGAL DISINI MEMOHON PENGERTIAN KALIAN!!!!

📢📢📢📢📢📢📢📢


🌬🛫☁☁☁☁🌤☁☁☁☁ 

.

.

Eh iya, btw...

Selamat datang!

Kalian wajib baca deskripsi ya!!

Di blog mimin ini kalian bisa:

~lihat chapter tl mimin» tekan List Novel
~lihat deskripsi» ada di bawah profil mimin

Udaahh, cuusss.....

Dilihat² ya!!!

.

.

. saya tl ini pun juga ada yang dari versi raw korea, soalnya gak nemu versi inggrisnya.

. Yang berbaik hati mau kasih tau versi inggrisnya, komen yaa ((๑ 丷๑)))

.

.

(•̀ω•́)✧



Komentar

  1. Kak kalo boleh tahu up nya setiap hari apa ya? Btw makasih kak tetep semangat

    BalasHapus
  2. Semangat kak. Seneng deh nemu blog ini dari TL. Udah lama banget nyarii terjemahan indo untuk death is the only ending ini. Dan terjemahannya bagus, mudah dimengerti. Semangat terus ya kak

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Chapter 210

 Selamat membaca kakak!! Oh ya, untuk chapter ini dan seterusnya, di tl oleh kak fresella dengan nama wp @Fresella**** Terimakasih kak! ❤ . . . Setelah melihat sosok kecil yang muncul entah dari mana, Vinter berhenti bernapas. Dia buru-buru menarik ujung tongkatnya. Kwaaang-! Dan sihir serangan itu melewati Yvonne dengan jarak yang sedikit lagi akan mengenainya, dan sihir itu menghantam dinding dan menyebabkan suara dan getaran yang besar. Namun, berkat sihir yang melapisi bangunan ini, dindingnya tidak berlubang. "Ugh......!" Sihir yang menyapu kantor itu dengan cepat membuat asap. Dan di antara asap itu, ada seorang wanita dan seorang anak kecil yang mengenakan topeng singa terungkap. "Sudah kubilang aku pasti akan menghancurkannya." Yvonne tertawa terbahak-bahak. Vinter pun mengerutkan kening dan memasang ekspresi yang terlihat putus asa. "Raon!" Dia adalah seorang anak yang sangat berharga karena dia pintar. Tapi mata Raon, terlihat dari celah topeng s...

Chapter 182

 Selamat membaca kakak!! Oh ya, untuk chapter ini dan seterusnya, di tl oleh kak fresella dengan nama wp @Fresella**** Terimakasih kak! ❤ . . . Vinter menatapku dengan mata yang melotot dan memaksaku untuk segera menjawab. Tidak, mungkin itu hanya alasanku. "Itu..." Saya ragu-ragu untuk waktu yang lama, sambil membuka bibir saya dan menutupnya lagi begitu terus selama beberapa saat. Tidaklah jelas untuk mengatakan bahwa masalah kepercayaan adalah jawaban yang benar. Dia mengira saya akan membunuh Yvonne, tetapi dia malah berusaha untuk menyembunyikan kejahatan saya. 'Tidak. Kamu memperlakukanku seperti penjahat ganas ketika kekacauan itu terjadi, bagaimana itu disebut sebagai kepercayaan?' atau 'Tidak. Terakhir kali saat kamu membuat keributan itu, kamu memperlakukanku seperti penjahat kejam, mungkin ini masalah kepercayaan?' Setelah perjuangan yang panjang, saya menjawab dia yang terus memandang saya. "Yah...kedengarannya seperti karaktermu." "...

Chapter 101

. . . 'Apa itu?' Secara reflektif ke jendela sistem yang melayang, tatapan ku naik ke atas kepala eclis. Dan aku membuka mataku. '.... Sudah hilang!' Kalimat itu [Minat 77%], yang baru saja berkilau dengan jelas di kepalanya diubah menjadi [periksa ketertarikannya]. Selain itu, bar ukuran yang diisi dengan warna putih telah berubah menjadi merah gelap. Tapi sebelum aku bisa mengenali apa yang telah terjadi, sebuah tulisan baru muncul. ____ <SYSTEM>  Warna ditampilkan pada bar pengukur tempat ketertarikan. ____ <SYSTEM>  DALAM RANGKA UNYUK MEMERIKSA KETERTARIKANNYA, BUATLAH KONTAK FISIK DENGAN TARGET. –––– "Elise...." Sambil melihat ke jendela sistem dengan mata gemetar, aku berhasil berbicara. Suara yang kencang keluar seolah² sedang tercekik. "Berikan padaku, aku akan meletakkannya untuk mu." Sudut² mulutku yang gemetar terangkat dengan susah payah dan memerintahkan. Eclis perlahan melepas tangan yang ia kenakan di bibirnya. - Traaak.  K...